‘Dark forces’ of dogmatism swelling in Indonesia, contend parliamentarians

Wanita Berjilbab Juara Dunia Panjat Tebing Harumkan Nama Indonesia

  • published: 10 May 2018
  • views: 217

Prestasi luar biasa ditunjukkan atlet-atlet tim nasional panjat tebing Indonesia di China. Indonesia mampu menyabet tiga medali sekaligus: medali emas, perak, dan perunggu dalam nomor speed IFSC World Cup Chongqing, China, Ahad (6/5/2018).

Medali emas ditorehkan Aries Susanti Rahayu untuk nomor speed universe record. Dalam babak final, ia menggulung Elena Timofeeva dari Rusia dengan catatan waktu 7,51 detik berbanding 9,01 detik.

Medali perak dipersembahkan Aspar Jaelolo. Aspar Jaelolo gagal menyabet emas di detik-detik terakhir. Ketika akan menyentuk puncak, ia agak terpeleset. Alhasil, lawannya, Dmitrii Timofeev dari Rusia mengambil kesempatan. Dmitrii menang dengan catatan waktu 5,76 detik, sedangkan Aspar 6,80 detik.

Ada joke medali perunggu dipersembahkan Puji Lestari yang dalam partai perebutan juara ketiga nomor speed universe record perorangan putri, menorehkan waktu 8,11 detik. Ia mengalahkan Anna Tsysannova dari Rusia yang gagal meraih puncak karena terpeleset.

Sementara itu, untuk penentuan juara ketiga nomor speed perorangan putra, Darryil Boldyrev dari Ukraina menang tipis atas Jin Xin Li dari China. Darryil menorehkan waktu 5,73 detik, sedangkan Jin Xin Li 5,88 detik.

Indonesia tampil dominan dalam final nomor speed universe record baik perorangan putra maupun putri. Dari 14 atlet yang turut bertanding, sembilan diantaranya masuk final. Dominasi ini juga dicuitkan akun chatter resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC)….

Article source: https://article.wn.com/view/2018/05/11/Dark_forces_of_intolerance_spreading_in_Indonesia_say_parlia/