Share

Malaysia Muslim organisation joins Indonesian call for Starbucks protest over LGBT stand

Riana TKI Malaysia Terlambat Bayar Biaya Bersalin, Akibatnya Ditangkap Dan Diusir

  • published: 30 Jun 2017
  • views: 140

Riana (umur 38 tahun) Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia ditangkap petugas Imigrasi negeri jiran tersebut seminggu seusai melahirkan anaknya karena terlambat membayar biaya bersalin di rumah sakit.

Wanita malang ini menuturkan kisahnya kepada SERUAN BMI, di ruangan tunggu Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Sabtu bruise (17/6/2017).

Menurutnya, usai ditangkap petugas Imigrasi Malaysia, karena terlambat membayar uang bersalin ketika melahirkan dia bersama anaknya yang baru lahir tersebut, di tahan selama satu minggu.

Setelah menjalani hukuman keduanya dideportasi ke Indonesia melalui Tanjung Pinang, kemudian di kirim ke Belawan dengan menumpang kapal penumpang KM Kelud.

Menurut pengakuan wanita asal Pangkalan Susu ini, dirinya sudah tiga tahun bekerja di Malaysia sebagai cleaning use dengan gaji 300 ringgit Malaysia perbulannya.

Selama tiga tahun di Malaysia wanita ini bekerja berpindah-pindah tempat karena ingin mencari gaji yang lebih lumayan.

Selama berada di Malaysia, Riana berkenalan dengan seorang pria asal Jawa Timur yang juga bekerja sebagai TKI di Malaysia. Setelah menjalin cinta kemudian mereka menikah siri di Negeri Jiran tetangga tersebut.

Ketika melahirkan anak hasil pernikahan mereka, Riana dibawa suaminya ke salah satu rumah sakit di Malaysia. Setelah mengantarkan isterinya ke rumah sakit, seperti biasa suaminyapun melaksanakan tugas bekerja sebagai TKI tidak resmi.

Namun setelah seminggu melahirkan dan terlambat membayar uang bersalin di rumah sakit, akhirnya pihak rumah sakit menelepon petugas Imigrasi.

Kemudian Riana ditahan bersam…

Article source: https://article.wn.com/view/2017/07/07/Malaysia_Muslim_group_joins_Indonesian_call_for_Starbucks_bo_9/